Chapter 3

 KESEJUKKAN HATI 


Singkat cerita,waktu itu Natera  sudah sering mengikuti kegiatan dari DT 

Peduli banyak ilmu-ilmu yang Tera dapatkan dan teman baru , punya keluarga baru 

itu menyenamgkan.Saat itu banyak pengalaman yang dilalui suka duka Tera lalui 

.Saat Tera menajdi Panitia JOTA JOTI 2004 dengan Kak Serly ,Tera menyempatkan 

menjenguk Ayah yang sedang sakit beberapa bulan , dan saat hari minggunya tanggal 

20 Semtember 2004 sepulang dari UpGraddingDT dari Tasik.Saya minta ridhonya 

dari ayah. Dan Natera merasa ada yang aneh dengan ayah. Tera pun pulaang ke 

Kwarcab dan setelah pembubaran panitia saya diantarkan oleh salah satu panitanya 

ke pesantren. Natera mulai mengikuti acara kampanye OSIS hingga pemilihan. 



Semua warga sekolah merayakan hari terkahir pemilihan OSIS dengan 

sesederhana mungkin.

“ Alha mdulillah periode pemilihan massa bakti OSIS SMK Al Hidayah 

angkatan tahun 2004-2005 telah selesai.” Sambut Pembina OSIS.

“Alhamdulillah.” Sorak warga sekolah sambil bertepuk tangan.















KEHILANGAN YANG TAK TERDUKA



Dan kegiatan berikutnya warga sekolah melaksanakan LDKS di SMK 

Al Hidayah , Natera mulai tidak enak perasaan tapi mungkin hanya halusinasi .

Setelah selesai sholat berjammah dzuhur Natera  dipanggil dan diberitahu bahwa 

bertepatan tanggal 26 Deaember 2004 terjadi Tsunami di Aceh dengan gempa 

berkekuatan 9,1 skala Richter dan diterjanggelombang raksasa yang tingginya lebih 

sepuluh meter , banyak penduduk Aceh yang menjadi korban  dan ayah sebagai 

salah satu  korban jiwa yang tewas. Di seluruh Asia Tenggara , !,5 juta orang 

kehilangan tempat tinggal. 


Bencana tsunami Natal 2004mengundang perhatian besar warga dunia yang 

ramai-ramai memberikan bantuan . Banyak bangunan yang akhirnya diperbaiki , 

banyak kawasn yang berhasil dibangun kembali . “ Kapal di atas rumah “ jadi 

peringatan tentang peristiwa mengerikan itu. 


Natera sangat terpukul Tapi saat sampai dikediaman Kakek ternyata sudah 

ada pemamdian mayyit dan tempat keranda dan waktu masuk rumah sudah tercium 

kamperr ternyata Ayah sedang disholatim di Msjid As  Suada dan saya shok dengan 

semua ini sangat terpukul sekali saat itu 26 Desember  2004 hari yang 

mengerikan dimana kehilangan sosok ayahh yang sangat dekat. Saya sangat sedihh 

sekali Tera sekaluarga kehillang sosok laki-laki yang membuat keluarga ini sangat 

membuat iri keluarga yang lainya. Dengan kenyatan ini sampai sekarang meskipun 

sudah 9 bulan yang lalu setelah sekian lama  lalui tanpa sosok ayah tanggal 26  Juli

 2005 .Mungkin Tera banyak mendapatkan ilmu dari semua ini semangat dari 

keluarga maupun guru-guru .Sehingga Natera  masih bertahan dengan keadaan saat 

ini.





Tahun 2005 , perundingan antara pemerintah Indonesia dan kelompok Aceh 

merdeka (GAM) menghasilkan kesepakatan damai , setelah ada mediasi dari Eropa.

Jurnalis AS Kira Kay menuliskan pengalamanya ketika tiba di Banda Aceh 

setelah tsunami : “ Mayat-mayat bergelimpangan , terkubur di bawah reruntuhan .

 Lalu mayat-mayat itu diangkut dengan truk ke lokasi penguburan massal .

 Bau mayat menyengat “.



Suasana Mesjid Raya Aceh sekarang kini menikmati satus sebagai daerah

 otonomi khusus , dengan wewenang luas melakuakan pemerintahan sendiri . 

Berdasarkan kewenangan itu, Aceh kini menyebut didrinya Provinsi Nangroe Aceh 

Darussalam (NAD) dan memberlakukan Syari’at Islam.


MENUAI BADAI


Demi zat dan nyawa Tera berada di genggaman-Nya . Sungguh Engkau benar-benar 

mematikan Tera lalu menghidupkan Tera kembali. Saat dimana pelupuk mata ini 

terpejam,lalu ruh ini Kau tahan dan seketika Kau kembalikan lagi di penghujung malam. 

Kau memberikan kesempatan untuk mengadu pada-Mu , tersungkur penuh harap dan tak 

ingin menyudahi sujud yang diiringi isak it  tangis itu . Namun , mengapa pertanyaan 

terbesar yang terus mempersempit nadi dileher Tera ini tak kunjung padam, “Kapan semua 

ini berakhir Ya Rabb?”. I’am criying loud . I think I can’t handle it anymore. Astagfirullah.



Tetapi tunggu dulu, Natera  benar-benar harus menyeret diri ini .Bukankah 

sempurnanya malam dengan gelapnya merupakan sebuah pertanda bahwa fajar akan

 menampkkan sinarnya? Esok mentari akan bersinar lagi . Tak perlu aku menanam angin

 dan menuai badai di kemudian hari. Hiduplah untuk hari ini .Yakinlah bahwa Allah 

menyiapkan rencana yang luar biasa indah diluar jangkauan. Kalau bukan Allah , siapakah 

yang mampu menolong saat semua orang meninggalkan ?
















Lima tahun ? Tentu bukan  waktu yang singkat jika diisi dengan kecemasan. 

Meskipun Nabi Ayub as. Telah menghabiskan waktu 18 tahun dengan segala macam

 penyakit yang ia peroleh. Bahkan kesabarannya itu terukir jelas dan diabadikan di Al 

qur’an . Tapi hawa nafsu ini berteriak , “ Aku bukan seorang Nabi , aku bukan seorang 

hamba Allah yang terpilih lalu diutus Jibril untuk memberi petunjuk demi ketenangan 

hatiku, bahkan aku bukan seorang ahli ibadah ,aku buakn siapa-siapa Ya Rabb ,bukan 

siapa-siapa.” Natera bahkan sempat berpikir bahwa beban itu seharusnya dipikul oleh 

seseorang yang memangmampu memikulnya .Natera mendadak meragukan-Mu Ya Rabb.

 Mungkin Kau  tak matikan aku dalam keadaan berburuk sangka pada Zat yang Maha Baik 

dan Maha Bijaksana.
























Ya Rabb , tiba-tiba Natera teringat perkataan seorang alim kepada Tera , saat Tera

 bertanya ,” Mengapa saat Tera Istiqamah untuk setia pada agama-Nya cobaan nendadak 

dating dihidupnya ,terutama yang berasal daridari masa lalu ?” Lalu beliau menjawab 

,”Apakah kau tidak ridho bahwa Allah ingin menaikkan derajatmu?” Hembusan angina 

dingin itupun menyeruak dirongga dada Tera , meski logikanya tak mampu mengaapainya,

 Tera memaksa batinya untuk mencapainya dan semata-mata mengharap ridho-Nya. 

Bukankah keluh kesah itu pertanda bahwa Tera tidak ridho dengan takdir Allah baginya.? 

Padahal , Allah menjanjikam segala hal yang jauh lebih baik disisiNya.


Biarlah  mereka meninggalkan Tera dan membunuhnya perlahan Ya Rabb .

Biarlah seiisi dunia memeranginya ,asalkan Tera tetap berlari ke arah-Mu dan Engkau 

\dengan serta merta memeluknya erat. 






















Biarkan Natera terasing sejenak di dunia yang singkat ini , tapi tolong , temani Tera 

di keterasingannya di alam kubur nanti. Mudahkan hisabnya.  Kumpulkan Natera dengan 

mereka atau paling tidak izinkan Tera melihat sosok mereka dari kejauhan , para syuhada 

yang kerap kali membuat Tera meneteskan air mata haru ,bangga ,dan rindu akan sosok 

mereka. Pantaskah Tera Ya Rabb. Jadikan pundak ini kuat dan mampu berserah diri akan 

segala hal yang berada di luar batas pengetahuan manusia. Tidurkan Tera mala ini dengan

 kelapangan hati,kebeningan pikiran ,kelembutan prasangka terhadap qada dan qadar-Mu.


Bangunkan Tera dengan senyum Mengembang dikedua pipinya . Biarkan Tera 

merasakan kehadiran-Mu dalam setiap helaan nafas ini Ya Rabb . Sungguh, Tera 

memohon dengan sangat pada satu-satunya Zat tempat disembah  dan dimintai 

pertolongan. Aamiinn Ya Rabbal’alamiinn .




















Natera telah 1 tahun lebih ditinggal sosok ayah. Ini membuat Tera sangat ketakutan 

tanpa binaan ayah.Banyak hal yang dialuinya dalam hal yang membuatnya senang dan 

sedih. Kebanyakannya sih yang membuat patah semangat Tera. Menahan rindu ini sangat 

berat sekali .


  Natera selalu berdo’a setiap selesai sholat saat aktifitas yang lainya juga.

Andai waktu bisa diulang ,Tera ingin selalu ada disamping ayah.

Tera merasa tenang saat bersama ayah .

Semoga Allah Swt, mempersatukan kembali di akhirat kelak di tempat yang paling mulia

 didekat Yang Maha Kuasa ,Yang Maha Membolak- balikan hati .


MEMBACA AL FATIHAH



Berkata imam syafi'i rohimalloh: Maka wajib atas seseorang sholat sendirian atau berjamaah membaca surat alfatihah dalam setiap rokaat yang mana tidak akan ada yang bisa menjadi cukup selain surah alfatihah.

Berkata juga imam syafi'i : wajib kepada makmum membaca surah alfatihah pada saat imam mempelankan bacaannya atau pada saat imam mengeraskan bacaannya itu ada 2 pendapat atau 2kaol.

Dan ini lebih dari teman2nya,Dan itu dipilih oleh Al-Bukhari dan Al-Shawkani dan lainnya.Dan ini untuk mengatakan

.ﻻﺻﻼةﻟﻤﻦ ﻟﻢ ﯾﻘﺮا ﺑﻔﺎﺗﺤﺔاﻟﻜﺘﺎب"ﻣﺘﻔﻖ ﻋﻠﯿﻪ"


Artinya : "Tidak sah sholat seseorang jika tidak membaca surah alfatihah"(mutafaq 'alaih)


perkataannyadanini,pengertiandalamhaditsbanyakDanﻻﺗﻔﻌﻠﻮااﻻﺑﺎﻣﺎ اﻟﻘﺮان".رواه اﻟﺒﺨﺮي وﻏﯿﺮه"

Artinya : "Jangan melakukan apapun kecuali dengan membaca alfatihah. ”HR. Al-Bukhari

dan lainnya


Dan berkata imam malik dan banyak sahabatnya,dan imam ahmad banyak sahabatnya,dan imam abdullah bin mubarok, dan imam ishaq bih rowaihi rohimalloh : Jika Imam mendengarkan dengan keras dan tidak membaca,dan jika Imam tidak membaca sendiri.Mereka mengutip perkataan:

)واذا ﻗﺮا اﻟﻘﺮان ﻓﺎاﺳﺘﻤﻌﻮا واﻧﺼﺘﻮا ﻟﻌﻠﻜﻢ ﺗﺮﺣﻤﻮن.")اﻻﻋﺮف ٤-٣

Artinya : Dan jika membaca al qur'an, dengarkan dan dengarkan, sehingga Anda memiliki belas kasihan (al a'raf 3-4)

Imam Ahmad menyebutkan konsensus yang diturunkan dalam shalat. Dan dengan mengatakan

اﻗﯿﻤﻮا ﺻﻔﻮﻓﻜﻢ ﺛﻢ ﻟﯿﺆﻣﻜﻢ اﺣﺪﻛﻢ، ﻓﺎذا ﻛﺒﺮ ﻓﻜﺒﺮوا ، واذا ﻗﺮا ﻓﺎﻧﺼﺘﻮا "رواه ﻣﺴﻠﻢ واﺑﻮداود واﺑﻦ ﻣﺎﺟﻪ"


Artinya :

Aturlah barisanmu dan kemudian biarkan salah satu dari kamu memimpinmu, jadi jika dia tumbuh, mereka tumbuh, dan jika dia membaca, dengarkan. ”HR Muslim, Abu Dawood dan Ibn Majah

     Dan dari abu khuroiroh r.a sesungguhmya Rosulullah saw. Dia berangkat dari doa yang nyaring di mana dia membaca, dan dia berkata : Apakah ada di antara Anda yang membaca dengan saya di atas? Seorang pria berkata: ya,wahai rasulullah.bersabda : sesungguhnya Saya mengatakan bahwa saya tidak menaati Quran" berkata : Maka orang-orang berhenti membaca dengan Rasulullah SAW, sementara Nabi, SAW, mengucapkan bacaan dalam doa ketika mereka mendengar itu dari Rasulullah SAW. Itu disediakan oleh pemilik dari empat Sunnah, dan oleh Malik dalam Mutah. (Ketentuan Imamah dan Penyelesaian: 336 Pelepasan Berkelanjutan)

 

Dan ada lagi pendapat ulama terdahulu beserta para sahabat dan pengikutnya berpendapat bahwa pembacaan fatihah dalam sholat itu bisa membaca masing-masing (antara imam dan makmum) ,dan juga bisa di bawah tanggung jawab imam. Dan selain itu juga ada pendapat jumhur ulama yang membedakan pendapat ulama salaf, yaitu bahwa bacaan fatihah ketika shalat itu harus pelan dan jangan dilantangkan, tetapi dari berbagai pendapat itu pendapat yang di unggulkan atau yang sering mafhum digunakan adalah ketika imam tidak melantangkan bacaan fatihahnya maka makmum harus membaca fatihah dengan sendirinya, berlandasan dengan firman Allah SWT Q. Al-a'raf ayat 2-4


.واذا ﻗﺮا اﻟﻘﺮان ﻓﺎا ﺳﺘﻤﻌﻮا ﻟﻪ واﻧﺼﺘﻮا ﻟﻌﻠﻜﻢ ﺗﺮﺣﻤﻮن


Artinya: Dan ketika qur'an dibacakan maka maka dengarkanlah oleh kalian lalu berdiamlah supaya kalian mendapat rahmat.


Dan ketika imam membaca fatihah maka dengarkanlah, tapi ketika makmum tidak terdengar akan suara imam maka bacalah, karena sesungguhnya membaca itu lebih baik daripada diam.



Kesimpulan : Jadi kita itu wajib untuk membaca surah alfatihah ketika shalat baik ketika sholat sendirian maupun berjamaah, banyak sekali pendapat para ulama tentang mempelankan atau mengeraskan bacaan fatihah ketika shalat, jadi ada yang masing2 antara imam dan makmum ada juga yg tanggung jawab imam. jadi banyak pendapat para ulama.





















Untuk Ayahku ,

Taka da lagi pengabdian yang mampu aku Tera curahkan selain untaian doa,

Untaian doa kepada-Nya, Sang Zat Maha Pengabul Segala Doa.

Semoga engakau ,di rumah pengabdianmu, diperkenankan memperoleh

kesejukan dikala panas ,kehangatan dikala dingin dan naunagan dikala hujan.

Semoga rabb semesta alam mengatakan padamu :

“Wahai jiwa yang tenang!

Kembalilah kepada tuhanmu dengan hati yang ridho dan diridhai-Nya

Maka masuklah ke dalam golongan hamba-hamba-Ku

(QS. Al fajr 27-30)



















Untuk Ayahku ,

 Inilah anakmu dengan tulisan pengabdiannya ,

Berharap Allah menjadikan semua ini bernialai kebajiakan,

Hingga amal jariyahnya akan terus mengalir kepusaramu.

Ayahku,kaulah lelaki yang terbaik yang pernah aku miliki.

Aries Syofiadi bin Abdul Karim 

[ 1965 – 2013 ]


APAKAH PERNAH JATUH CINTA ?


Pernah jatuh cinta ? Bagaimana rasanya ? Hati mendadak selalu berbunga-bunga 

Semua orang tiba-tiba memiliki wangi yang sama dengan parfumnya? Hati cetar-cetar saat 

ada yang menyebut namanya? Atau mungkin ada yang menjalin hubungan terhitung lama , 

lalau dunia serasa hanya milik berdua , bahkan meyakini diri bahwa memang dialah yang 

dijodohkan Allah untuk kita? Itulah salah satu bagian ‘Kebahagian’ yang dirasakan oleh 

dua orang yang sedang kasmaran . 


Tunggu dulu, masih ada bagian lain yang tak boleh kit abaikan , yaitu dengan 

‘kesulitan’. Kenapa? Karena suatu hubungan tak akan pernah luput dari masalah. 

Kadang cemburu ,salah paham ,kurang komunikasi ,jarang bertemu ,ngambekan, terlalu 

sibuk ,posesif,dan masih banyak lagi. Yang seharusnya baiak-baik saja, eh malah jadi 

masalah  kecil dibesar-besarkan ,yang besar malah makin dibesarin.Yang tadi

 judulnya bahagia mulai diliputi galau , labil , murung sana sini . Lelah deh wkwkwkkkk.


Tera pribadi sudah tahu banget lika-liku hubungan yang disebut ‘pacaran’. Gimana 

nggak tahu, orang punya temen online banyak , bahkan yang terakhir udah serius banget 

Alhamdulillah tinngal menunggu waktu yang tepat Aamiin Ya Rabb . 

Tapi ya itu dia , hidup gak sesederhana yang nentuin .Biar enteng dan dan gak kerasa 

memberatkan , Tera bakal share sesuatu yang tidak menghakimi melainkan suatu opini 

yang bebas direnungkan oleh masing-masing diri kita.






Kamu memang sudah PD banget kalau yang kamu rasain sekarang itu ‘cinta’. 

Tetapi yakin gak? Oke deh kalo yakin banget , tapi Tera namya dulu .

Cinta yang kamu bangga-banggakan sekarang apa bener-bener bisa bikin kamu  bahagia? 

Bisa bikin kamu bebasadari rasa sakit ? Ini masih sakit di dunia, gimana sakitnya nanti

 di akhirat? Eh sudah mulai berat nih bahasanya kalo bawa-bawa akhirat.


Tetapi emang begitu kenyataannya , coba deh liat sekeliling kalian. Berapa banyak 

orang yang pacaran , gonta- ganti ,putus-nyambung, emanga yang mana diantara mereka 

berakhir di pelaminan? Ada emamg, tapi gak banyak. Rata-rata yah berakhir pitus. 

Jlebb banget pokoknya . Atau ada juga ada yang pacaran sudah bertahun-tahun, terus nikah 

tapi malah cerai. Nah ini lebih jlebb banget.


Dear pembaca , itu semua juga masih belum seberapa jlebbnya . Karena sekali lagi 

Tera bilangin , ini masih di dunia . Percaya gak kalau dunia ini Cuma sementara dan 

akhirat yang bakal kekal.

 

“ Ketahuilah , bahwa sesungguhnya kehidupan dunia itu hanyalah permainan dan suatu 

yang melalaikan ….Dan di akhirat (nanti) ada azab yang keras dan ampunan dari Allah 

Swt. Serta ridho-Nya.Dan kehidupan dunia ini tidak lain hanyalah kesenangan yang 

menipu.” ( QS. Al Hadid : 20)


“Dan akhirat itu adalah lebih baik dan lebih kekal .”( QS. Al Alaa:17 )









“….  Mereka bergembira dengan kehidupan di dunia itu (dibandingkan dengan) kehidupan 

akhirat , hanyalah kesenangan (yang sangat kecil ).” ( QS. Ar Ra’d : 26 )


Jadi gimana, sudah percaya sekarang ? Dengan segala kerendahan hati untuk tidak 

bermaksud menggurui , aku cuma pengen membuka suatu opini dan terpulang pada

 pembaca tentang bagaimana menanggapinya . Karena jika ‘ pacaran’  yang mengatas 

namakan ‘cinta’ itu terus dipupuk dan seolah menjadi suatu hal yang wajar dimata

 masyarakat dewasa ini, padahal sudah jelas dilarang oleh Allah Swt. Lalu apa tujuan ini 

semuanya ? 


Hanya sekedar memperoleh kebahagiaan dunia ? Apa kita tidak menginginkan 

membangun suatu cinta yang diridhoi oleh Allah Swt.? Apa kita tidak pernah bermimpi 

menghabiskan seluruh waktu kekal di akhirat nanti bersama pasangan hidup kita?


Aku pribadi merasa sangat sulit untuk berhijrah , dari seorang aktivis pacaran

 mendadak merevolusi diri untuk menolak segala atribut pacaran. Bahkan kini berkeinginan 

menjadi seorang aktivis dakwah . Tetapi ada satu hal yang selalu Tera ingatkan pada diri 

Tera sendiri saat nafsu jahiliyahnya mulai terpacu dan ingin menyala lagi.

 Kalian tahu apa?


“ Mereka yang melazimkan hati mengingat mati , akan merasa kecil dunia ini dan menjadi ringan semua yang ada padanya.” ( Hasan Al- Bashri )

Tak banyak yang dapat aku katakan , karena sungguh , memanusiakan manusia itu 

adalah hal yang paling sulit menurut Natera. 

Natera disini tidak merasa berada diposisi benar apalagi sempurna sehingga menganggap 

orang lain diluar sana salah.


Tera bahkan selalu  merasa menjadi seorang perempan yang 

layak dan mungkin tak akan layak menyampaikan satu ayat pun dalam Al-Quran .

Tetapi demi Allah ,Tera sangat menginginkan hijrah dari jurang kemaksiatan menuju

 puncak keridhoan-Nya.Semoga semuanya dijadikan proses yang kuat dan menguatkan . 

Aminn Ya Rabb 😊




















TRUE LOVE STORY


Mengajak meniatkan dekat dengan seseorang yang di cintai,menngajaknya untuk 

meluruskan niat, bahwa kami dekat dan saling mencintai itu karena Alloh Swt. dan mencari 

keridoan dari alloh dan kedua orang tua kita,dengan cara dekat tidak menjauhkan kami dari 

alloh, tapi menambah kedekatan kami demgan Alloh Swt. agar kami bisa membawa 

hubunggan ini dengggan lillah, Dengan cara kita bisa memenej kebersamaan kami, 

mengajak kepada hal kebaikan, menjauhu maksiat, Belajar meperbaiki diri,

saling mengginggatkan dalam hal ibadah, Dan belajar menjadi orang yang lebih dewasa 

lagi juga bertanggung jawab .


Kami juga berniat rasa cinta ini tidak mengalahkan rasa cinta ke pada Alloh Swt. 

,rosul dan kedua orang tua khususnya ibu kita. Dan mencari rido dari orang tua 

akan hubunggan ini yang mana apa bila orang tua rido insyaalloh Alloh Swt. juga meridoi 

kami karena rido alloh ada di ridonya kedua orang tua kami ,kami juga membatasi 

kedekatan kami,Karena takut jadi pitnah yang mana akan timbul rasa tidak baik di 

pandangggan masyarakat juga takut terhasud oleh setan yang akan menjerumuskan kami 

kepada hal yangberbau maksiat dan yang ujung ujungnya menjadi dosa.


 Kami juga berjanji akan setia dan saling menjaga perasaan walau terpisah oleh 

jarak waktu daerah dan yang lainya kami .

Sering menitipkan perassaan ini kepada alloh untuk meyakinkan perasssaaan yakin kami 

didalam doa setiap soalat atau di sepertigaa malam,dia pun ingin menanti saya yang 

mungkin harus dari awal meraih kesuksesan sayah, tapi saya akan berusaha sekuat tenaga 

untuk bisa membahagiakan kedua orang tua saya dan dia yang selalu menanti saya tapi 




Kami yakin semua indah pada waktunya,kami saling mesupot satu sama lain agar

 bisa meraih kesuksessan bersama dan menggejar cita cita bersama kami selalu berdoa 

kepada alloh agar kami selalu ada di dalam lindungggannya di jalan nya dan dalam ridonya 

dibukakan rejekinya agar kami bisa bersama membangun rumahtangga yang samawa dan 

juga bisa mendidik putra dan putri kami nantinya. Tetapi sekarang kita fokus untuk 

menggejar cita cita kita masing masing pokus belajar di pondok pesantren maupun di 

sekolah supaya kami nanti bertemu dalam keaddaan siap untuk bersama dan dapat 

mengamalkan ilmu bersama untuk menghujudkan pendidikan agama dan pelajaran umum 

supaya bisa mencerdaskan anak bangsa dan mencetak para pemuda penudi yang 

berahlakulkarimah hormat menaati peraturan menjungjungtinggi norma agama dan 

etikanya













Suatu ketika, ada seorang anak perempuan yang bertanya kepada ayahnya.Tatkala tanpa 

sengaja dia melihat ayahnya sedang mengusap wajahnya. Yang mulai berkerut-merut 

dengan badannya yang terbongkok-bongkok, Disertai suara batuk-batuknya. 

Anak perempuan itu bertanya pada ayahnya "Ayah, mengapa wajah ayah kian berkerut-merut 

dengan badan ayah yang kian hari kian membongkok ?" Demikian pertanyaannya, ketika ayahnya 

sedang berehat di beranda.


Si ayah menjawab : "Sebab aku lelaki."


Anak perempuan itu berkata sendirian : "Aku tidak mengerti".


Dengan kerut-kening kerana jawapan ayahnya membuatnya termenung rasa 

kebingungan. Ayah hanya tersenyum, lalu dibelainya rambut anaknya itu, terus menepuk-nepuk 

bahunya, kemudian si ayah mengatakan "Anakku, kamu memang belum mengerti tentang lelaki.

" Demikian bisik Si ayah, yang membuat anaknya itu bertambah kebingungan. Karena perasaan 

ingin tahu, kemudian si anak itu mendapatkan ibunya lalu bertanya kepada ibunya. "Ibu, mengapa 

wajah Ayah jadi berkerut-merut dan badannya kian hari kian membongkok? Dan sepertinya ayah 

menjadi demikian tanpa ada keluhan dan rasa sakit?"


Ibunya menjawab: "Anakku, jika seorang lelaki yang benar-benar bertanggungjawab terhadap 

keluarga itu memang akan demikian." Hanya itu jawaban si ibu.


Si anak itupun kemudian membesar dan menjadi dewasa, tetapi dia tetap juga masih 

tercari-cari jawaban itu, mengapa wajah ayahnya yang tampan menjadi berkerut-merut 

dan badannya menjadi membongkok? Hingga pada suatu malam, dia bermimpi. Di dalam 

mimpi itu seolah-olah dia mendengar suara yang sangat lembut, namun jelas sekali. Dan kata-kata 

yang terdengar dengan jelas itu ternyata suatu rangkaian kalimah sebagai jawaban rasa 

kebingungannya selama ini.


"Saat Ku-ciptakan lelaki, aku membuatnya sebagai pemimpin keluarga serta sebagai tiang penyangga dari bangunan keluarga, dia sentiasa akan berusaha untuk menahan setiap tiangnya, agar keluarganya merasa aman, teduh dan terlindung."


"Ku ciptakan bahunya yang kuat dan berotot untuk membanting-tulang menghidupi seluruh keluarganya dan kegagahannya harus cukup kuat pula untuk melindungi seluruh keluarganya."


"Ku berikan kemauan padanya agar selalu berusaha mencari sesuap nasi yang berasal dari titisan keringatnya sendiri yang halal dan bersih, agar keluarganya tidak terlantar, walaupun seringkali dia mendapat cercaan dari anak-anaknya".


"Ku berikan keperkasaan dan mental baja yang akan membuat dirinya pantang menyerah, demi keluarganya dia merelakan kulitnya tersengat panasnya matahari, demi keluarganya dia merelakan badannya berbasah kuyup kedinginan dan kesejukan karena tersiram hujan dan dihembus angin, dia relakan tenaga perkasanya dicurahkan demi keluarganya, dan yang selalu dia ingat, adalah disaat semua orang menanti kedatangannya dengan mengharapkan hasil dari jerih-perihnya."


"Kuberikan kesabaran, ketekunan serta kesungguhan yang akan membuat dirinya selalu berusaha merawat dan membimbing keluarganya tanpa ada keluh kesah, walaupun disetiap perjalanan hidupnya keletihan dan kesakitan kerapkali menyerangnya".


"Ku berikan perasaan cekal dan gigih untuk berusaha berjuang demi mencintai dan mengasihi keluarganya, didalam suasana dan situasi apapun juga, walaupun tidaklah jarang anak-anaknya melukai perasaannya, melukai hatinya. Padahal perasaannya itu pula yang telah memberikan perlindungan rasa aman pada saat di mana anak-anaknya tertidur lelap. Serta sentuhan perasaannya itulah yang memberikan kenyamanan bila saat dia sedang menepuk-nepuk bahu anak-anaknyaagar selalu saling menyayangi dan saling mengasihi sesama saudara."


"Ku berikan kebijaksanaan dan kemampuan padanya untuk memberikan pengertian dan kesedaran terhadap anak-anaknya tentang saat kini dan saat mendatang, walaupun seringkali ditentang bahkan dikotak-katikkan oleh anak- anaknya."




"Ku berikan kebijaksanaan dan kemampuan padanya untuk memberikan pengetahuan dan menyedarkan, bahawa isteri yang baik adalah isteri yang setia terhadap suaminya, isteri yang baik adalah isteri yang senantiasa menemani, dan bersama-sama menghadapi perjalanan hidup baik suka mahupun duka,walaupun seringkali kebijaksanaannya itu akan menguji setiap kesetiaan yang diberikan kepada isteri, agar tetap berdiri, bertahan, sepadan dan saling melengkapi serta saling menyayangi."


"Ku berikan kerutan diwajahnya agar menjadi bukti, bahawa lelaki itu senantiasa berusaha sekuat daya fikirnya untuk mencari dan menemukan cara agar keluarganya dapat hidup didalam keluarga bahagia dan badannya yang terbongkok agar dapat membuktikan, bahawa sebagai lelaki yang bertanggungjawab terhadap seluruh keluarganya, senantiasa berusaha mencurahkan sekuat tenaga serta segenap perasaannya, kekuatannya, kesungguhannya demi kelanjutan hidup keluarganya."


"Ku berikan kepada lelaki tanggungjawab penuh sebagai pemimpin keluarga, sebagai tiang penyangga (seri/penyokong), agar dapat dipergunakan dengan sebaik-baiknya. Dan hanya inilah kelebihan yang dimiliki oleh lelaki, walaupun sebenarnya tanggung.”




SOSOK AYAH BAGI SANG BUAH HATI


Bagi sang anak ayah merupakan salah satu orang paling penting di dalam hidup ini setelah 

ibu.Sama seperti halnya seorang ibu, seorang ayah pun memiliki cinta dan kasih sayang

 yang besar kepada anak-anaknya. Ia akan melakukan hal apapun demi kebahagiaan sang anak. 

Tidak pernah memikirkan dirinya sendiri dan lebih mengutamakan kepentingan anak-anaknya.


Seorang ayah merupakan kepala keluarga yang menopang dan menjadi sumber kekuatan 

untuk keluarganya. Namun di sisi lain seorang ayah pun bisa menjadi sosok seorang ibu. Jika tidak 

ada seorang ibu yang akan merawat anaknya, maka ia lah yang akan menggantikan peran seorang 

ibu. Ia memberikan semua kebutuhan anaknya dan mengurusi semua yang diperlukan anaknya.


Selama ini mungkin kita mengenal sosok ayah dengan kepribadian yang kuat dan tegas.

 Ia yang selalu mengajarkan anak-anaknya untuk kuat dalam segala macam hal, mengajarkan

 sabar dan tabah akan masalah yang menimpa. Namun dibalik itu semua, seorang ayah pun 

memiliki hati yang lembut dan rapuh jika anak yang disayanginya bersedih.


Seorang ayah akan memberikan semua yang terbaik kepada anak-anaknya. Ia akan 

memprioritaskan anaknya dibandingkan dengan dirinya sendiri. Bahkan untuk memberikan semua 

yang terbaik kepada anaknya, ia harus rela membohongi dirinya sendiri. Lelah yang dirasakannya 

ia sembunyikan dan itu semua ia lakukan hanya untuk sang anak. Segala macam keluh kesah yang 

dirasakannya pun tidak akan menjadi arti untuk dirinya, karena ia akan menjadi kuat hanya untuk 

membahagiakan anak-anak yang dicintainya.


Terkadang sang ayah selalu keras kepada anak-anaknya. Dan itu semua ia lakukan bukan 

karena ia membenci sang anak, melainkan ia ingin anaknya tumbuh menjadi priabdi dewasa dan 

bertanggung jawab. Kebahagiaan anaknya adalah kebahagiaan untuk dirinya juga, oleh sebab 

itulah ia akan melakukan segala cara untuk kebahagiaan anaknya meskipun jalan yang dilaluinya 

tidaklah mudah.



Seperti halnya kisah kali ini, dimana kisah yang akan kami sajikan untuk anda semua ini 

menceritakan pengorbanan dan perjuangan seorang ayah untuk anaknya. 

Detik ini menggambarkan kehidupan seorang ayah dan anak prianya. Dimana keduanya hidup 

hanya berdua, karena sang istri meninggal karena mengidap penyakit parah.


Pada suatu hari, sang anak bersedih karena mengingat ibunya. Namun dengan hati yang 

kuat sang ayah meyakinkan anaknya tersebut untuuk kuat karena ibunya pun ingin melihat 

mereka bahagia. Namun jauh dari itu semua, sang ayah pun merasakan kesedihan yang sama.

Sang ayah selalu mengatakan bahwa dirinya tidak lelah, ia selalu mengatakan bahwa dirinya tidak 

lapar. Sang ayah selalu mengingatkan anaknya untuk mengerjakan tugas sekolahnya, namun sang 

anak selalu membantah perintah ayahnya tersebut dan membuat ayahnya kecewa.


 Karena ayahnya pada saat itu mendidiknya secara keras, sang anak marah dan 

mengatakan bahwa dirinya tidak ingin bersama ayah karena ayahnya tidak pernah 

mengerti dirinya dan ia merindukan ibunya. Hingga pada suatu hari sang anak pulang dengan 

wajah terluka. Dan dihari itu sang anak menyadari bahwa setiap dirinya dalam kesulitan tidak 

peduli benar atau salah, sang ayah selalu berdiri paling depan.


Suatu ketika sang anak mendapatkan beasiswa dan ia mendapatkan pekerjaan yang 

menuntut dirinya jauh dari sang ayah. Sang ayah yang berada di rumah selalu mengatakan bahwa 

dirinya tidak pernah merasa kesepian. Dan sang ayah pun mengatakan bahwa dirinya selalu 

merapikan rumah, menyiram tanaman dan pergi joging sejauh 5 km. Namun sebenarnya apa yang 

dikatakan sang ayah tidaklah benar-benar dilakukan. Karena pada kenyataannya sang ayah sudah

 tidak bisa melihat dan ia selalu berbicara bohong kepada anaknya. Nama Anak Laki-Laki






Ketika sang ayah mengatakan bahwa dirinya tidak lapar, padahal yang sebenarnya sang 

ayah hanya ingin anaknya makan makanan yang baik. Ayahnya selalu memilih sisa-sisa 

makanan ketika makan, karena ia hanya ingin anaknya bisa makan makanan yang segar. 

Ayahnya selalu bekerja keras dan selalu mengatakan bahwa dirinya tidak lelah, hal itu dikarenakan 


karena ia ingin membiayai pendidikan anaknya. Ayahnya tidak pernah marah kepada 

anaknya, karena ia selalu mengerti dan memaafkan sang anak. Ayahnya pun tidak pernah 

mengatakan cinta kepada anaknya. Namun, setelah melihat apa yang dilakukan oleh ayahnya 

tersebut sang anak baru benar-benar bisa merasa bahwa apa yang dilakukannya tersebut hanya 

untuk hidupnya. Nah sahabat, semoga anda bisa terinspirasi untuk selalu membahagiakan dan 

menyayangi ayah.










TENTANG PENULIS



Ade Imas Siti Masitoh terlahirdari pasangan Bapak. Aifudin alm    dan Ibunda Eni Nuraeni. Seorang anak perempuan yang lahir  di Kota Ciamis  pada 26 Ramadhan 1423 H / 18 November 2002 Provinsi. Jawa Barat . Ade Imas S M  mempunyai kakak perempuan yang bernama Ida Siti Nurmaidah dan Iis Siti Nuraisyah .Alm danadik laki-laki yang bernama Fahriz AkbarSaat ini dia sedang menuntut ilmu di SMK Al Hidyah Sukamanah Cipaku-Ciamis sambil mesantren di PonPes Al Hidayah.  Dia sebagai penerima Bea Siswa DT Peduli Bandung se-Priangan Timur tingkat SLTA , di sekolahnya  dia menjabat sebagai bendahara OSIS Masa Bakti Periode 2019-2020, pernah menjadi Panitia JamBore Nasional  Jota-Joti Tahun 2019.

Semenjak masuk pesantren penulis ,sebagian besar waktunya sealain dihabiskan untuk menuntut ilmu dipesantren maupun sekolah , ia kerap kali mengikuti berbagai kajian di majelis-majelis ilmu tentang agama. 

Motto Hidup : Hidup Mulia Atau Mati Syahid Serta Menjadikan Sesuatu Menjadi Lebih Menarik


Facebook : Adeimassitimasitoh dan Ade Imas Siti Masitoh

Hobby :Memasak, Membaca,Travelling dan Memancing

RIWAYAT PENDIDIKAN

SDN 2 CIGEMBOR (2009- 2015)

TKA/TPA/DTA  BAETURROHMAT  (2005-2015)

TKA AS SUADA BANGUN SARI  (2009)

MTSN 1 CIAMIS (2015-2018)

SMK AL HIDAYAH SUKAMANAH  (2018-SEKARANG)

PONPES ALHIDAYAH SUKAMANAH (2018-2021)

INSTITUT AGAMA ISLAM DARUSSALAM CIAMIS ( 2021 -SEKARANG)




Komentar